TITIK UTAMA BEKAM..

1. AL AKHDA’AIN :
a) Terletak di sekitar otot-otot (urat leher) kanan dan kiri, di sekitar vena jugularis interna dan di
sekitar otot sternocleidomastoideus.
b) Merupakan pusat kegiatan dan perjalanan dari usus kecil dan besar.
c) Berperanan dalam penyembuhan dan pergubatan sakit leher, leher ngilu, tinnitus, selsema, pipi bengkak, mencegah sakit kepala, sakit wajah, sakit gigi, sakit telinga, hidung, sakit kerongkong dan lain-lain.

2. ILTIWA’
a) Terletak di bawah mata kaki bahagian dalam (malleolus medialis), antara malleolus medialis
dengan tulang tumit (calcaneus)
b) Merupakan pusat pperjalanan organ ginjal
c) Berperan dalam penyembuhan dan pengubatan tinnitus, hemoptisis, gangguan haid, insomnia, ejakulasi pramatang, masalah saraf, ginjal, bronkietasis, pinggul , gangguan kencing dan lain lain.

3. AL KAHIL
a) Terletak di sekitar tulang leher belakang (processus spinosus vertebrae VII), antara
bahu (acromion) kanan dan kiri.
b) Merupakan titik pertemuan dan perjalanan organ pundi, empedu, lambung, usus halus, usus
besar, pundi kencing dan tripemanas.
c) Berperanan dalam penyembuhan dan pengubatan nyeri leher, demam, epilepsi, batuk, selsema, asma, punggung kebas dan lain-lain.
d) Anas bin Malik berkata: ” Rasulullah SAW. pernah dibekam di al akhda’ain dan al kahil” (HR.
At Tirmidzi, Abu Dawud, Hakim dan Ahmad).

4. HAMMAH (‘Alaa Ro’sun)
a) Merupakan titik paling atas kepala, terletak di tulang ubun-ubun (osparetale) bagian depan,
iaitu terletak di titik pertemuan antara batas rambut bagian belakang dengan batas rambut
bagian depan.
b) Berperan dalam pengobatan sakit kepala, pening, vertigo, migrain, gangguan penglihatan,
menghilangkan pengaruh sihir, stroke dan lain-lain.

5. YAFUKH
a) Terletak di titik pertemuan tulang tengkorak depan dan belakang, yaitu antara tulang ubun-ubun
(os parietale) dan tulang dahi (os frontale).
b) Pada kanak-kanak, waktu pembekaman tidak boleh dikeluarkan darahnya, kerana umumnya
pertemuan antara kedua tulang tersebut belum menutup sempurna.
c) Berperan dalam pengobatan epilepsi, vertigo, sakit kepala, gangguan penglihatan, rinorhea,
kejang dan lain-lain.

6. AL KATIFAIN
Kedua bahu. Berfaedah untuk mengubati penyakit penyakit leher. (Nabi SAW
melakukan bekam pada kedua bahu waktu diberi makanan daging kambing yang diletak
racun oleh orang Yahudi.

7. ‘ALA WARIK
Berguna untuk sakit sengal-sengal, lower back pain (Dari Jabir RA, bahwa Rasulullah SAW pernah
melakukan bekam pada pinggulnya karena penyakit sengal-sengal yang dideritanya (HR. An-
Nasai, Ibnu Majah).

8. QAMAHDUAH
a) Terletak di tulang kepala belakang di sekitar tonjolan tulang
b) Bagian dimana kalu sesorang tidur terlentang maka qamahduah adalah bagian kepala yang
kena pada tanah.
c) Berperan dalam penyembuhan dan pengubatan sakit kepala belakang, pening, kurang pendengaran, sukar bercakap, schizophrenia,
epilepsi, sakit leher, pening, vertigo dan lain-lain.

9. PELIPIS DAN DAGU
Berguna untuk mengubati pening pada kepala, mengubati sakit gigi dan sakit pada bahagian
wajah, mengubati sakit kerongkongan/batuk. (Dari Ibnu Abbas berkata, Rasulullah SAW pernah
melakukan bekam sebanyak 3 kali pada kedua pelipisnya.

10. BAGIAN PUNGGUNG KAKI
Berguna untuk menghilangkan kutil yang tumbuh di kedua paha, betis, serta tulang
kering. Menghentikan keluarnya darah haid dan gatal-gatal pada buah testis (kantung kemaluan
laki-laki) dan saraf.

11. DI BAWAH DADA DI ATAS PERUT
Berguna untuk menyembuhkan bisul-bisul, kurap/kudis dan panau yang ada di paha, menyembuhkan
kaki yang sering nyeri, mengubati buasir, mengubati penyakit kaki bengkak (elephantiasis),
menghilangkan gatal-gatal pada bahagian punggung.

12. ‘ALA DZOHRIL QODAMI
Terletak di bagian kaki belakang di bawah lekukan lutut. Berguna untuk menghilangkan keletihan
pada bagian kaki.

13. UMU MUGITS
a) Terletak di tulang tengkorak di bagian atas agak ke belakang. Tepatnya di tulang ubun-ubun, di
2/3 bagian depan.
b) Apabila kepala dan batas rambut bagian belakang ke batas rambut bagian depan dibahagi menjadi
12 bahagian, maka umu mugits terletak di 7 bagian dari garis batas rambut bagian belakang dan 5
bahagian dari garis batas rambut bagian depan.
c) Hati-hati waktu  pembekaman kepala, sebab dekat dengan pusat sensorik dan motorik, yang
menyebabkan kelumpuhan organ-organ dan alat-alat tubuh.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.